5 Kandidat Calon Pelatih Anyar Juventus Bisa Menggantikan Allegri

Juventus dan Massimiliano Allegri tentu terpisah. Pada Jumat (17/5/2019) kemarin, pernyataan resmi klub menyatakan bahwa Allegri dipastikan akan meninggalkan Bianconeri pada akhir musim ini.

Keputusan itu sangat mengejutkan karena Massimiliano Allegri mengatakan dia akan tinggal di Juventus pada akhir pekan lalu. Allegri akan menghabiskan sisa kontraknya hingga akhir musim 2019-2020.

Namun nyatanya, keputusan berubah setelah Massimiliano Allegri bertemu dengan presiden dan direktur klub. Manajemen Juventus dilaporkan tidak setuju dengan rencana Allegri untuk musim mendatang.

Pada akhirnya, pemisahan menjadi solusi utama bagi kedua belah pihak. Ini bertentangan dengan apa yang Allegri katakan di akhir pekan lalu.

Allegri mendapat dukungan dari Andrea Agnelli, Fabio Paratici dan Pavel Nedved. Allegri masih akan memimpin Bianconeri pada dua laga Serie A yang tersisa.

Kondisi tersebut membuat Juventus akan mencari pelatih anyar. Banyak pelatih yang berpeluang untuk menerima Juventus, termasuk mantan pelatih mereka, Antonio Conte.

Berikut ini adalah lima nama calon pelatih anyar Juventus yang bisa menggantikan Massimiliano Allegri.

Pep Guardiola

Meski meraih kesuksesan bersama Manchester City, Pep Guardiola dilaporkan masih memiliki kesempatan untuk meninggalkan klub. Guardiola mengatakan akan melanjutkan petualangannya di negara lain.

Sebelumnya, Guardiola telah meraih kesuksesan di Spanyol, Jerman dan Inggris. Italia bisa menjadi negara keempat yang siap ditaklukkan.

Sebagai catatan, Guardiola hanya menangani klub yang memiliki peluang besar untuk menjadi juara dan Juventus adalah klub yang cocok untuknya.

Antonio Conte

Antonio Conte menjadi kandidat terkuat karena status bebas transfernya dan telah menangani Juventus. Dia adalah pelatih Bianconeri sebelum Massimiliano Allegri.

Conte berpisah dengan Juventus karena dia menerima pekerjaan sebagai pelatih tim nasional Italia. Setelah itu, Conte menguji Liga Premier selama dua musim dengan Chelsea.

Conte memecat Chelsea pada awal musim 2018-19. Sampai sekarang, dia belum mendapatkan pekerjaan baru.

Conte telah dikaitkan dengan Inter Milan. Tetapi setelah kesempatan untuk melatih Juventus terbuka, Conte bisa menolak untuk berurusan dengan Inter Milan.

Mauricio Pochettino

Calon Pelatih  Juventus Gantikan Allegri

Mauricio Pochettino adalah pelatih yang paling diburu di musim mendatang. Rekor positifnya bersama Tottenham Hotspur menjadi daya tarik utama.

Pochettino memiliki kesempatan untuk meninggalkan Tottenham Hotspur pada akhir musim 2018-19. Itu karena dia merasa tidak mendapat dukungan dari manajemen The Lilywhites.

Tottenham tidak mendatangkan pemain baru di musim 2018-19. Namun, Pochettino mampu mengantarkan klub ke final Liga Champions.

Melanjutkan karier di Italia dengan klub yang mendapat dukungan penuh dari pemiliknya akan menjadi daya tarik bagi Pochettino.

Baca Juga : De Bruyne Tidak Memiliki Simpati Untuk Liverpool Setelah Kesuksesan City

Didier Deschamps

Didier Deschamps juga memiliki kedekatan dengan Juventus. Dia telah menjadi pemain dan pelatih di klub. Deschamps adalah orang yang membawa Juventus kembali ke Serie A setelah diberi penalti degradasi karena kasus Calciopoli.

Perselisihan dengan manajemen tidak dapat dihindari. Itu membuat Deschamps hanya bertahan satu musim di Juventus.

Tapi sekarang, dengan prestasi gemilang sebagai pelatih juara Piala Dunia, Deschamps memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Juventus akan memberikan tantangan baru bagi Deschamps karena dituntut untuk mengantarkan klub menuju kemenangan di Liga Champions.

Laurent Blanc

Laurent Blanc akan mudah mengikat Juventus karena statusnya yang tidak terikat pada klub mana pun. Sejak terakhir kali menangani PSG, Blanc belum menyelesaikan profesinya sebagai pelatih.

Namun, bukan berarti kualitas Blanc menurun. Dia adalah salah satu pelatih hebat di Prancis. Blanc mencatat prestasi bersama Bordeaux dan PSG.

Blanc juga memiliki pengalaman berurusan dengan tim nasional Prancis pada periode 2010-2012. Blanc disebut memiliki filosofi sepakbola yang cocok dengan gaya permainan di Italia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *