Rupanya, Mignolet Dipaksa Oleh Alisson Tinggalkan Liverpool

Simon Mignolet mengklaim dia terpaksa meninggalkan Liverpool karena dia merasa dia tidak akan bisa bersaing dengan Alisson Becker.

Liverpool sudah lama tidak memiliki kiper yang bagus. Terakhir kali mereka memiliki kiper yang andal adalah di era Rafael Benitez, di mana ia memiliki kiper di kelasnya Pepe Reina.

Mignolet telah menjadi penjaga gawang nomor satu di Liverpool. Posisinya mulai terancam setelah Jurgen Klopp membawa Loris Karius.

Pada akhirnya, ketika Karius akhirnya tersingkir dari posisi inti, Klopp malah membawa Alisson di musim panas 2018 lalu. Ia dibeli dari AS Roma dengan sangat mahal.

Alisson Becker segera menjadi pilihan pertama Klopp di bawah mistar gawang Liverpool. Sementara itu Mignolet menjadi pilihan kedua.

Mignolet akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2018-19 kemarin. Dia memutuskan untuk bergabung dengan Club Brugge.

Kiper asal Belgia itu mengakui dia sebenarnya bisa memutuskan untuk tetap di Liverpool. Namun akhirnya dia terpaksa pindah karena merasa tidak mampu menyaingi Alisson.

“Jika saya benar-benar dapat memperjuangkan tempat saya, saya akan tetap di sini,” katanya kepada Het Belang van Limburg.

“Tetapi jika saya berakhir di gawang jika Alisson cedera, saya akan diizinkan untuk mendorong 10 tembakan keluar dari kotak penalti,” lanjutnya.

“Lalu Alisson dapat segera mengklaim tempatnya lagi, dan bahkan jika dia mendorong bola ke gawangnya sendiri, dia masih akan [berada di starting XI]. Apa artinya itu bagiku?”

Mignolet Dipaksa Alisson Tinggalkan Liverpool

Setelah Simon Mignolet hengkang, Liverpool terlihat bagus terutama di Liga Premier. Mereka juga disebut sebagai kandidat kuat untuk juara liga Inggris musim ini.

Namun, itu tidak membuat Mignolet merasa menyesal. Dia menekankan bahwa dia lebih suka bermain lebih sering daripada mendekam di bangku cadangan.

Baca JugaPiero Volpi Optimis Sanchez Akan Bermain Dalam Waktu Dekat

“Tidak, karena saya tahu peluang itu ada. Saya tidak pernah berpikir: ‘Sial, sekarang Liverpool berlomba untuk menjadi juara Liga Premier dan saya melarikan diri’,” serunya.

“Tentu saja, saya bisa tetap bersama Liverpool untuk mendapatkan uang saya, memperjuangkan gelar liga dan Liga Champions,” lanjutnya.

“Namun, selama Anda sendiri tidak berada di starting XI, harganya terasa berbeda. Jadi saya lebih suka bermain sebagai starter di Club Brugge daripada memenangkan gelar Inggris sebagai pemain pengganti di Liverpool,” tegasnya.

Musim ini, Simon Mignolet telah bermain 20 kali untuk Club Brugge sejak meninggalkan Liverpool. Dia kebobolan 17 kali dan mencatat 11 clean sheet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *